Bagaimana bisa seorang manusia biasa menjadi terkenal? Apa yang membuat mereka terkenal? Hartakah? Tampangkah? Atau karena kemampuannya?
Beribu pertanyaan menghampiri pikiranku. Semua pertanyaan tentang seorang superstar. Siapa, kenapa, apa, kapan, mengapa, dan bagaimana. 5W + 1H. Sungguh ketika aku melihat seorang superstar yang selalu dielu-elukan, diidam-idamkan, jadi sirik juga. Tapi bukannya aku pengen terkenal (aku ga mau terkenal). Hanya saja klo diiming-iming, hanya dengan menjual nama saja mereka bisa mendapatkan uang segepok.
Dulu aku pernah ngefans sama superstar. Pernah dan sering. Kadang sama artis cilik (aku bukan pedophilia, hanya saja waktu itu aku juga masih kecil), trus sama artis dangdut (dulu, sekarang sih ga suka), band rock, dan artis lainnya. Beberapa kali aku berpikir, "Kapan ya aku bisa kayak mereka?"
Ya, kapan. Klo aku nulis, "Mungkin ga ya aku bisa kayak mereka?" pasti kalian semua pada serempak berteriak, "MUNGKIIINNN!!!" (kayak lagunya Project Pop, kebetulan lagi dengar lagu itu).
Yang aku lihat di TV sekarang sih, semua orang yang punya kasus atau skandal pasti akan terkenal. Contohnya Gayus Tambunan. Namanya sekarang sudah dikenal seluruh umat bumi karena kasus korupsinya yang harm. Setiap ada update tentang gayus, selalu digerumbungi oleh media. Bahkan gaya rambutnya pun sudah dikenal dengan sebutan gaywig (katanya sih bisa nambah rasa percaya diri). Apakah aku harus seperti itu? Bayangin klo misalnya aku jadi menteri kesehatan, trus aku ditangkap polisi karena telah membuat para artis wanita kayak Dian Sastro, Agnes Monica, dan Gita Gutawa jadi gila karena melihat wajahku yang sangat kontroversional (gila, ga nyambung abis). Kan ga lucu banget.
Ada juga superstar yang terkenal karena kemolekan tubuhnya. Yang ini sih ga mungkin bisa aku tiru. Bisa-bisa aku malah digodain preman lampu merah, trus diperkosa, digorok, berdarah-darah. Crazy mind. Ga, aku ga mau hidupku berakhir dengan cara yang memalukan seperti itu. Aku ingin hidupku berakhir dipelukan Cintaku, setelah aku sukses dan melihat anak-anak dan cucu-cucuku menjadi orang yang sukses juga. Ya, akhir hidup yang sangat aku idam-idamkan (everybody must agree with me).
Namun ada jenis superstar yang terkenal karena kemampuannya. Kayak Albert Einstein, Paul Gilbert, Jerry Chan, atau klo dalam negeri, kayak Sule, Raditya Dika, Christian Gonzales, dkk. Nah, superstar yang jenis ini kayaknya patut ditiru. Karena mereka menjadi superstar bukan karena hal yang buruk, tapi kemampuan mereka. Entah itu main gitar, nendang bola, merajut kolor, and others. Aku membayangkan lagi, klo aku terkenal karena kelihaianku bermain gitar. Tampil di Gelora Bung Karno, diliput berbagai macam media, cewek-cewek menjerit ga jelas, cowok-cowok pun sirik ga jelas, dan aku akhirnya parnoan ga jelas (sungguh imajinasi yang ga jelas).
Tapi tetap saja, sekarang, aku hanyalah seorang mahasiswa biasa yang hidupnya juga biasa-biasa saja. Aku juga tidak mau menjadi terlalu terkenal. Takkan mudah bagi diriku mengikuti gaya hidup mereka yang serba padat, diatur, diikuti, dan disukai banyak orang. Walau terlihat menggiurkan, tapi pasti juga diikuti dengan tanggung jawab yang sangat besar. Cukup sajalah aku menjadi seperti ini. Biarkan Tuhan yang menentukan arah masa depanku, karena semua yang baik berasal dari Dia.
Inilah aku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar