Senin, 07 Februari 2011

I Love U All, My Parents

KEMBALILAH, ANAKKU SAYANG
AKU RINDU KAU PULANG
DI SINI AKU T'LAH MENUNGGU
KU HARAP ENGKAU MENDENGARKU

KEMBALILAH, ANAKKU SAYANG
AKU RINDU KAU PULANG
DI RUMAH TELAH KUSIAPKAN
PESTA UNTUKMU YANG 'KAN DATANG
PULANG. . .

Lirik lagu PULANG by ONE WAY sangat membunuh perasaanku dengan rasa rindu akan Ayah, Ibu, Kakak, Adikku, dan semuanya. Betapa mudahnya waktu berlalu ketika aku masih bersama mereka. Sering aku tidak menghargai waktu ketika sedang bersama mereka.

Sudah hampir 6 bulan terpisah dari ortu. Awal-awalnya sih hepi juga begitu tahu bakal hidup mandiri. Bisa jalan-jalan sepuasnya tanpa perlu khawatir ada yang marah (biasa, tebar pesona). Memang sudah aku damba-dambakan semenjak dalam kandungan agar bisa hidup sendiri. Bisa bebas melakukan apapun (tebak, ngapain aja hayoo??).

Namun sekarang berbeda. Aku telah tersadar bahwa sebagian besar hidupku telah didominasi oleh kasih sayang ortu. Selama ini, merekalah yang telah menjaga, membimbing, dan melindungi aku. Kasih sayang mereka tulus. Mereka tidak mengharapkan aku mengetahui kebaikan mereka dan memberi imbalan kepada mereka. Mungkin inilah yang dinamakan dengan Cinta Sejati.

Ya, bagi yang ga pernah merasakan hidup sendiri, mungkin akan berkata "Lebay amat sih?! Ga bakalan segitunya juga kali". Tapi cobalah ingat dan renungkan semua yang telah mereka lakukan demi kita. Semuanya. Dijamin, pasti kamu termehek-mehek ditempat.

Ortu selalu peduli. Tak pernah satu detikpun mereka melewatkan kita dalam setiap pikirannya. Semua yang mereka lakukan, mereka lakukan untuk membahagiakan kita yang walaupun sering membangkang kepada mereka. Selalu bekerja untuk masa depan, kelangsungan hidup, dan kebahagiaan kita. Segalanya adalah kita, sang buah hati. Mereka bersemangat untuk bekerja, membanting tulang, dan mencari nafkah karena mereka  memikirkan kita.

Jadi merekalah yang benar-benar layak disebut sebagai "Wakil Tuhan". Sebab mereka memiliki kasih yang begitu besar dan begitu tulus kepada kita.

Mereka tahu segala masalahmu.

Bagaimana sikap kita kepada ortu?? Sudahkah kita tersadar dari pikiran "Ortu ga bisa liat aku senang"??

Klo aku, jujur, aku juga bersikap seperti itu kepada mereka. Sering apabila pulang malam, aku dimarahin sama ortuku. Saat itu aku berpikir "Anak mami ini udah gede mah, bisa jaga diri sendiri!". Aku selalu ingin lepas dari rumah dan hidup sendiri seperti burung yang bebas. Aku sering menyakiti ortuku dengan kata-kata yang kasar. Bahkan menghina mereka didepan teman-temanku. Bilang kayaginilah, kayagitulah, pemarahlah, bawellah, pokoknya macam-macam. Padahal semua yang mereka lakukan itu, karena mereka mengasihi kita. Aku telah dihasut oleh manusia bertanduk dan berekor untuk durhaka kepada mereka. Pasti mereka bakal sedih apabila mengetahui hal ini. Namun aku percaya, kasih mereka kepadaku tidak akan berkurang. Malah akan semakin bertambah! Mereka akan semakin menjadi sangat peduli kepada kita, lebih dari sebelumnya. Itu karena cinta sejati yang tidak meminta tapi selalu memberi.


Sekarang, aku telah tersadarkan oleh tulisanku sendiri. Aku belum bisa melakukan apa-apa untuk membanggakan ortu. Aku masih sangat kecil apabila dibandingkan dengan kasih mereka yang begitu besar. Maka aku akan menambah daftar tujuan hidupku, dan akan aku taruh di dalam prioritas the best of the best, bahwa aku akan membahagiakan ortu dan membuat mereka bangga kepadaku. Baik dalam pendidikan, pekerjaan, dan dalam semua aspek kehidupanku. Akan aku lakukan yang terbaik untuk mereka!!


Just wait, my dad, mom. And see. . .
(Tunggu saja, Ayah, Ibu.  Dan lihatlah. . .)
SEMANGAT!!!
 

1 komentar:

  1. oi2

    tukeran link blog donk hehehe

    bikin blog baru juga nih ane

    http://criandcre.blogspot.com/

    thanks before

    BalasHapus